kreativitas

Tips Memilih Material untuk Rancangan Booth Pameran (Exhibition)

Booth Pameran (Exhibition)

Booth Pameran (Exhibition) merupakan suatu instalasi yang dirancang untuk memamerkan barang/produk, jasa atau brand tertentu. Booth itu sendiri sebenarnya dibagi menjadi dua yaitu bersifat jangka pendek dan jangka panjang.

Bersifat jangka pendek apabila digunakan untuk waktu yang relatif sebentar misalnya Booth Pameran yang biasanya dipamerkan dalam jangka waktu 3 hingga 7 hari. Sedangkan Booth yang bersifat jangka panjang yaitu yang digunakan dalam waktu lebih lama, misalnya booth pada sebuah toko bangunan yang dipajang dalam waktu lama.

Booth sendiri terdiri dari berbagai macam elemen atau unsur pendukung seperti warna, bentuk, grafis, material atau bahan lainnya.

Material atau bahan dalam membuat Booth Pameran (Exhibition) juga bermacam-macam, pemilihan material untuk Booth Pameran bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsep atau tema Booth.

Kenali Berbagai Material Booth Pameran (Exhibition)

Material atau bahan yang digunakan untuk membuat Booth Pameran bermacam-macam berdasarkan jenis, ukuran, tipe, warna, motif dan lain-lain.

Selain itu, karakternya juga berbeda, ada material yang mudah dibentuk, memiliki tekstur kasar ataupun halus, berat atau ringan, mudah rusak atau hanya untuk sekali pakai, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sebelum memilih akan menggunakan material yang mana, ada baiknya kenali terlebih dahulu beberapa material yang populer dan sering digunakan pada Booth Pameran, diantaranya:

1. Plywood atau Multipleks

Dilihat dari namanya sudah bisa dibayangkan apa itu plywood atau multipleks. Ply artinya lapisan, sedangkan wood artinya kayu, jadi plywood artinya lapisan kayu atau kayu berlapis-lapis. Kemudian di press dengan mesin khusus sehingga kuat dan tahan lama.

Plywood banyak digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan Booth Pameran sebagai pengganti kayu. Sifatnya yang kuat dan mudah dibentuk membuat plywood banyak diminati dalam pembuatan Booth Pameran maupun berbagai macam furnitur seperti kursi, meja, lemari, kitchen set dan lain sebagainya.

2. Blockboard atau Kayu Olahan

Blockboard atau lebih dikenal dengan sebutan olahan kayu ini juga sering digunakan dalam pembuatan Booth Kayu. Biasanya blockboard digunakan untuk pembuatan Booth dengan rak-rak tingkat.

3. MDF dan HDF (Medium dan High Density Fiberboard)

MDF adalah papan yang terbuat dari serbuk kayu halus lunak maupun keras dan kemudian di press dengan teknik hot press. Material ini juga populer dan menjadi pilihan kedua setelah tripleks. Kelebihan MDF adalah bisa dilapisi veneer sehingga terlihat persis seperti kayu asli. Namun, material ini cukup rentan dengan suhu yang lembap dan air.

4. HPL (High Pressure Laminate)

HPL terbuat dari lapisan kertas tipis yang bergambar atau berpola kemudian di injeksi resin dengan tekanan tinggi sehingga menjadi lembaran yang kuat. Biasanya HPL digunakan untuk finishing dan ditempelkan pada plywood/MDF. Penggunaan HPL juga dipakai untuk mempercantik tampilan luar dan banyak digunakan pada furnitur khususnya kitchen set.

5. Acrylic

Acrylic merupakan material yang tergolong mahal dan akan jarang digunakan jika budget booth pameran hanya sedikit. Acrylic berfungsi sebagai pengganti kaca yang mudah pecah dan retak. Dengan adanya acrylic, tampilan booth akan terlihat lebih keren dan eksklusif.

Baca Juga : Kiat Sukses Merancang Booth Pameran

Tips Memilih Material untuk Booth Pameran (Exhibition)

Booth Pameran (Exhibition)

Material atau bahan untuk Booth Pameran memang banyak macam dan karakternya, namun semua memiliki peran masing-masing tergantung kebutuhan. Ada yang membutuhkan material yang tahan lama, namun ada pula yang butuh material sekali pakai, dan lain sebagainya.

Berikut ini tips memilih material untuk Booth Pameran (Exhibition) yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Plywood untuk Bangunan Utama Booth Pameran

Diantara banyak pilihan, plywood tetap nomor satu. Material ini memang banyak digunakan untuk membuat Booth Pameran (Exhibition) dan boleh-boleh saja digunakan untuk semua desain atau semua instalasi.

Material ini cukup aman dan kuat sehingga patut dijadikan pilihan utama pembuatan Booth Pameran. Plywood lebih disukai daripada menggunakan kayu yang lebih berat, lebih mahal dan prosesnya sulit karena harus dibelah dihaluskan dan lainnya.

Kelebihan menggunakan plywood yaitu mudah dibentuk, mudah ditekuk, tidak mudah susut, tahan cuaca, tahan air dan kuat. Material ini dapat dibentuk dengan mudah sesuai dengan keinginan, misalnya membuat logo yang timbul sebagai point of interest pada Booth Pameran.

Selain itu, ukuran, ketebalan dan teksturnya pun beragam atau banyak pilihannya, brand yang menjual plywood juga cukup banyak dan bisa dipilih sesuai budget.

Material ini memang kurang cocok untuk diaplikasikan di luar ruangan. Namun, jika hanya untuk kegiatan pameran yang sebentar, material ini merupakan pilihan yang tepat.

2. HPL (High Pressure Laminate) untuk Finishing

Untuk menambah kesan yang eksklusif, gunakan finishing HPL pada plywood yang telah terpasang. HPL (High Pressure Laminate) ada dua macam yaitu glossy dan doff, bisa disesuaikan dengan konsep atau tema Booth pameran (Exhibition).

Selain itu, HPL (High Pressure Laminate) juga memiliki banyak pilihan warna dan motif, pengerjaan-nya mudah, cepat dan bersih, serta anti gores dan anti air. Pemilihan warna dan motif HPL (High Pressure Laminate) yang tepat dapat membantu menarik perhatian pengunjung yang datang.

Namun, harus berhati-hati juga karena jika proses pemotongannya tidak bagus, lem tidak merata atau tidak ditekan dengan sempurna, tampilannya akan terlihat kurang rapi.

Selain itu, harga HPL (High Pressure Laminate) juga tergolong mahal, tetapi saat ini sudah banyak sekali pilihan brand HPL (High Pressure Laminate) yang bisa disesuaikan dengan budget.

3. Acrylic untuk Aksen atau Aksesori Booth

Selain finishing HPL, tambahan aksen acrylic juga patut dicoba untuk menambah kesan eksklusif pada Booth Pameran (Exhibition). Acrylic juga bisa digunakan untuk aksesoris kecil pada Booth seperti rak brosur, papan nama dan lain sebagainya.

Intinya jangan terlalu berlebihan menggunakan bahan tambahan karena bisa merusak suasana. Dan berhati-hatilah karena material acrylic ini mudah tergores, dan membuat tampilannya menjadi sedikit buram.

4. Tanaman untuk Membuat Booth Lebih Hidup

Terakhir, berilah sentuhan manis dengan meletakkan tanaman hias di sudut-sudut area Booth pameran. Bisa juga digunakan sebagai instalasi pembatas atau atap tanaman sulur. Sesuaikan saja dengan tema atau konsep Booth Pameran.

Dengan menggunakan tanaman, Booth Pameran (Exhibition) akan terkesan lebih rileks dan lebih hidup. Secara tidak langsung suasana nyaman dan hidup yang tercipta juga akan menarik perhatian pengunjung.

Selain itu, tanaman yang berbahan plastik juga bisa digunakan untuk beberapa kali dalam acara tertentu, jadi tidak ada ruginya juga. Itulah beberapa material yang perlu diketahui dalam membuat Booth Pameran (Exhibition). 

Sedangkan tips untuk pemilihan bahan atau material, gunakan plywood sebagai material utama dalam pembuatan Booth, HPL (High Pressure Laminate) untuk finishing, Acrylic untuk aksen dan aksesoris tambahan, dan tanaman untuk kesan lebih rileks dan lebih hidup. Semoga bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top