Bisnis

Unsur-Unsur yang Ditulis dalam Contoh Bisnis Plan Terbaru 2020

contoh bisnis plan

Banyak pebisnis yang seringkali meremehkan keberadaan bisnis plan, terutama para pebisnis pemula. Pebisnis pemula memang seringkali kurang mempertimbangkan bisnis plan. Padahal, tanpa disadari keberadaannya sangatlah penting.

Bisnis plan sendiri merupakan sebuah dokumen yang sangat penting untuk membantu memperlancar jalannya sebuah usaha. Untuk itu, berikut ini adalah pemahaman mengenai apa itu bisnis plan, pentingnya membuat bisnis plan, hingga contoh bisnis plan yang harus dipahami.

Mengenal Pengertian Bisnis Plan

Bisnis plan merupakan sebuah rencana atau gambaran dari sebuah usaha yang tengah dijalankan. Dalam bisnis plan tentunya terdapat aspek-aspek pendukung yang saling melengkapi. 

Aspek-aspek tersebut meliputi latar belakang dari sebuah usaha yang akan dijalankan, visi dan misi, bentukan produk, hingga bagaimana rencana pemasaran dari produk yang akan dijalankan.

Baca Juga : Keuntungan Membuat Studi Kelayakan Bisnis untuk Pengusaha

Meskipun banyak pengusaha yang menjalankan bisnis dan usahanya tanpa membuat bisnis plan, atau dengan kata lain pengusaha tersebut langsung terjun ke dalam bisnisnya.

Hal tersebut memang tidak sepenuhnya salah. Namun, tentunya dengan sebuah syarat bahwa si pelaku usaha tersebut sudah mengerti betul mengenai semua rencana dan juga aspek-aspek yang akan dijalani.

Kendala bagi para pengusaha yang tidak membuat bisnis plan ketika menjalankan sebuah bisnis atau usaha, biasanya terjadi ketika akan membuat kerjasama dengan calon investor.

Hal tersebut dikarenakan kebanyakan dari investor akan meminta dokumen pendukung yang akan memberikan bukti dari usaha yang dijalankan. Dari dokumen tersebut investor akan melihat apakah bisnis atau usahanya berjalan dengan baik atau tidak.

Adanya dokumen pendukung yang termuat dalam bisnis plan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para investor untuk memberikan investasinya pada bisnis atau usaha yang tengah dijalankan.

Inilah Pentingnya Membuat Bisnis Plan

Setelah mengerti betul tentang apa itu bisnis plan, langkah selanjutnya adalah alasan mengenai pentingnya membuat bisnis plan.

1. Mempermudah Berjalannya Sebuah Bisnis atau Usaha

Alasan utama dari pentingnya membuat sebuah bisnis plan ketika menjalani sebuah usaha atau bisnis adalah membantu jalannya bisnis atau usaha.

Sebuah bisnis atau usaha tentunya memiliki sebuah manajemen untuk memantau perkembangan dari sebuah bisnis atau usaha. Melalui bisnis plan nantinya laju dari sebuah bisnis atau usaha akan lebih terarah.

Karyawan akan diberitahu mulai dari tujuan pendirian bisnisnya, alasan mendirikan bisnis tersebut, hingga job desc dari masing-masing karyawan. Apabila setiap karyawan memahami hal tersebut, maka bisnis atau usaha yang dijalankan akan lebih jelas dan juga terarah perkembangannya.

Dalam dunia kewirausahaan, bisnis plan sering disebut dengan blueprint, artinya adalah sebuah gambaran dari perkembangan sebuah usaha atau bisnis.

Ketika sebuah bisnis mulai dibangun, tentu sang pemimpin memiliki harapan agar usahanya terus berkembang dan sukses.

Oleh karenanya sebuah bisnis atau usaha tanpa adanya sebuah rencana dan juga pengetahuan yang mumpuni, bisnis tersebut akan sulit untuk berjalan dengan baik.

Bisnis akan dapat terhenti baik sementara maupun permanen. Faktor penyebab dari hentinya sebuah bisnis biasanya terjadi karena manajemennya yang buruk hingga sasaran dari pemasaran yang kurang efektif.

2. Mempermudah Mendapatkan Modal dan Investor

Tidak semua pebisnis menggunakan modal dengan menggunakan kantongnya sendiri. Beberapa pengusaha mencari investor untuk membantu memberikan pinjaman dana.

Ketika proses pencarian investor hal yang sangat penting untuk disiapkan ialah menunjukkan dokumen yang berisi bisnis plan dari bisnis atau usaha yang akan dijalani.

Dengan menggunakan bisnis plan tersebut, nantinya investor akan dapat memutuskan, apakah akan memberikan pinjaman dananya atau tidak. Untuk itu menyiapkan pembukuan mengenai keuangan dalam bentuk sebuah dokumen sangatlah penting.

3. Membantu Mempermudah Proses Evaluasi Bisnis

Evaluasi adalah sebuah proses yang harus dilakukan dengan teratur. Melalui evaluasi, nantinya akan dapat terlihat perbandingan dari kriteria perolehan bisnis yang tengah dijalani.

Yang dimaksudkan dari kriteria ialah rencana awal yang juga termasuk dari tujuan dibuatnya sebuah bisnis.

Semua itu termuat dengan baik dalam bisnis plan, sehingga ketika melakukan sebuah evaluasi akan terlihat dengan jelas mana yang harus dilakukan perbaikan.

Adanya bisnis plan akan membantu memperbaiki langkah-langkah yang diambil ketika menjalankan sebuah bisnis.

Unsur-unsur yang Wajib Ditulis dalam Contoh Bisnis Plan

Berikut ini adalah beberapa unsur yang wajib ditulis dalam sebuah contoh bisnis plan yang baik.

1. Latar Belakang Usaha

Bagian pertama dalam contoh bisnis plan adalah  latar belakang usaha. Penulisan latar belakang usaha juga harus diperkaya dengan adanya tinjauan pustaka yang diambil dari hasil penelitian-penelitian terdahulu.

Tujuannya yaitu supaya latar belakang bisnis ini lebih bernilai riset, dapat dipercaya, serta dapat dipertanggung jawabkan.

2. Tujuan dari Bisnis yang Dijalankan

Setelah menuliskan latar belakang usaha, selanjutnya yang tidak boleh diabaikan dalam contoh bisnis plan adalah tujuan bisnis yang sedang dijalankan.

Baca Juga : Panduan Menggunakan Mandiri Bisnis Internet Banking Terbaru 2020

Tujuan dari pembuatan sebuah bisnis biasanya akan dituliskan sebagai visi dan misi. Visi dan misi akan membantu mengingatkan harapan atau cita-cita dari bisnis yang dibangun.

3. Menuliskan Target Pemasaran

Dalam sebuah contoh bisnis plan, juga jangan sampai melupakan target pemasaran yang dituju. Tentukan target pemasaran dari produk usaha yang akan dijalankan.

Produk harus benar-benar sesuai dengan target pasaran yang akan dibidik. Setelah target pemasaran ditentukan, nantinya akan terlihat dengan jelas apa saja yang akan dibutuhkan ketika menjalani bisnis tersebut.

4. Teknis Pemasaran yang Digunakan

Dalam sebuah contoh bisnis plan, penentuan dari teknis pemasaran yang akan dijalankan juga sangat penting.

Hal tersebut akan menentukan apakah produk dari bisnis yang dijalankan akan dipasarkan melalui offline, online atau bahkan keduanya.

Ketika memutuskan untuk menjual produk secara online, maka harus ditentukan jenis sosial media apa yang akan digunakan, marketplace, hingga kerjasama melalui penyedia jasa ojek online dapat dipilih untuk membantu mengembangkan bisnis tersebut.

 5. Membuat Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran merupakan sebuah cara yang akan digunakan ketika memasarkan produk yang akan dijual.

Strategi ini juga wajib dimasukkan dalam saat menyusun contoh bisnis plan yang baik. Pasalnya, keberhasilan suatu produk yang dijual akan sangat bergantung pada strategi ini.

6. Struktur Organisasi dari Perusahaan

Pembuatan sebuah contoh bisnis plan bisanya juga akan dilengkapi dengan struktur jabatan dari sebuah perusahaan.

Struktur jabatan akan menjelaskan pembagian tugas atau job desc mulai dari pemimpin hingga setiap karyawan yang ada.

7. Deskripsi Produk

Membuat deskripsi produk sangatlah penting dalam sebuah contoh bisnis plan.  

Pasalnya, melalui deskripsi, sebuah produk akan lebih jelas rinciannya. Mulai dari apa saja bahan-bahan pembuatnya hingga kapan waktu kadaluarsanya.

8. Rincian Sumber Dana

Dokumen dari bisnis plan juga memuat rincian dari sumber dana yang digunakan.

Rincian tersebut mulai dari asal sumber dana hingga anggaran biaya produksi. Rincian sumber dana akan menentukan pembagian profit yang didapatkan.

Nah, itulah penjelasan mengenai bisnis plan dan unsur apa saja yang harus ada dalam contoh bisnis plan yang baik. Semoga informasi ini bisa bermanfaat khususnya bagi para pebisnis yang sedang merintis usahanya ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top