Trik Simple Membuat Kreasi Cat Tembok Paling Keren Tahun 2020

Mengganti cat tembok merupakan salah satu upaya untuk mengganti suasana rumah agar lebih segar. Menciptakan warna baru dalam hunian agar nyaman untuk ditinggali bukanlah hal yang sulit.

Pengecatan tembok tidak selalu dengan warna polos, sesekali beri sentuhan mengecat motif atau gambar yang unik. Tidak perlu biaya yang mahal, mengecat tembok rumah dapat dilakukan sendiri tanpa membayar tukang. Cara ini lebih hemat biaya.

Lalu, bagaimana cara membuat kreasi cat tembok yang unik dan sederhana?

Kreasi Cat Tembok Paling Unik dan Mudah Dibuat

Selain lebih hemat biaya, mengecat sendiri bisa lebih bebas berkreasi dan memilih warna cat sesuai keinginan. Mengecat tembok dapat dilakukan oleh siapa saja, tidak perlu menunggu sampai menjadi profesional.

Jangan takut gagal, ikutilah trik berikut ini:

1. Membentuk Motif dari Roller Cat

Saat ini, sudah banyak roller cat motif yang dijual di pasaran. Pilihan motifnya juga sangat beragam. Konsumen tinggal memilih motif yang diinginkan. Harganya pun juga bervariasi, dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca Juga : Kreasi Sosis Untuk Dijual

Sebelum memulai mengecat, pastikan lantai dan perabotan lainnya sudah ditutup dengan koran atau kain. Teknik mengecat dengan roller cat motif ini berbeda dengan mengecat menggunakan roller biasa. Menggunakan roller cat motif tidak dapat asal-asalan seperti penggunaan roller cat biasa.

Lakukan pengecatan searah, baik secara horizontal atau vertikal. Ingat, jangan mengulangi gerakan pada baris yang sama. Teknik ini dilakukan supaya cat pada tembok tidak berantakan. Lakukan dengan hati-hati agar hasilnya memuaskan.

2. Motif Garis-Garis dari Sapu Jerami

Mengecat tembok dengan motif yang unik, simple, dan murah bisa dengan menggunakan sapu jerami untuk membentuk motif garis-garis. Caranya, mulailah mengecat dengan cat warna polos sesuai keinginan.

Jangan tunggu sampai kering, gunakan ujung sapu jemari untuk membentuk garis-garis. Membuat motif ini tidak harus lurus, bebas membentuk pola sesuka hati. Bisa dibentuk secara horizontal atau vertikal. Hasilnya, dinding akan tampak lebih menarik.

Selain menggunakan sapu jerami, membuat pola ini dapat dilakukan dengan menggunakan sikat baju. Langkah pengecatannya tidak jauh berbeda dengan menggunakan sapu jerami. Pastikan sikat yang digunakan adalah sikat bekas.

3. Membuat Ilusi Batu Bata dari Spons

Ingin mengubah tampilan dinding yang memiliki nilai estetika tinggi. Gunakan spons untuk membuat motif batu bata. Cara ini tidak lebih mudah tanpa harus menjebol dinding dan menata ulang.

Potong spons sesuai dengan ukuran batu bata. Pilih warna cat tembok yang menyerupai batu bata. Celupkan permukaan spons pada cat, lalu tempelkan pada dinding. Lakukan dengan hati-hati supaya dinding tampak terlihat seperti batu bata asli.

4. Nuansa Mozaik dari Selotip

Dinding dapat dicat dengan motif yang lebih glamour. Seperti contohnya, motif mozaik. Motif ini bisa dibuat tanpa bantuan tukang cat profesional. Cat mozaik terlihat rapi dengan bantuan selotip yang ada di rumah.

Tempelan selotip pada dinding sesuai bentuk mozaik yang diinginkan. Siapkan beberapa cat dengan warna senada. Lalu, mulai mengecat dinding yang sudah dipisahkan oleh selotip. Tunggu sampai cat mengering, kemudian lepas selotip secara perlahan.

5. Cetakan Motif dari Kertas

Cara mengecat yang terakhir ini cukup ekonomis. Akan tetapi, lebih membutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Terlebih dahulu, buatlah cetakan motif yang diinginkan dengan media kertas.

Baca Juga : Kreasi Masakan Telur

Tempelkan beberapa cetakan yang sudah dibuat menggunakan perekat. Mulai mengecat dinding pada bagian kertas yang berpola. Gunakan kuas kecil supaya lebih rapi. Supaya enak dipandang, pastikan pola ditata dengan rapi.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengecat Tembok

Tidak semua orang terbiasa mengecat tembok rumahnya sendiri. Jika ini baru pertama kali, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengecat tembok agar hasil memuaskan dan sesuai dengan keinginan:

1. Mempersiapkan Alat dan Bahan

Alat dan bahan untuk mengecat tembok bukan hanya kuas dan cat. Melainkan membutuhkan peralatan seperti koran untuk alas, timba, gayung, ember, dan masih banyak lagi. Perhatikan juga pemilihan cat, gunakan cat yang memiliki kualitas bagus agar tidak mudah mengelupas.

Setelah semua perlengkapan dan bahan utama siap, saatnya mempelajari teknik mengecat yang benar. Mempelajari teknik dasar ini sangat penting agar cat yang menempel dapat tahan lama dan rata. 

2. Pastikan Dinding Siap untuk Dicat Ulang

Hal yang paling penting dalam mengecat tembok adalah memperhatikan medianya. Jika masih ada cat yang belum mengelupas dengan sempurna, bersihkan terlebih dahulu. Pastikan tidak ada cat yang tersisa agar tidak kesulitan saat memulas cat yang baru.

Apabila cat yang lama kondisinya masih baik, permukaan dinding bisa langsung di cat dengan warna baru. Permukaan dinding yang akan dicat harus dalam keadaan kering, bebas dari debu, kotoran, serta minyak. Jika menemukan ada retakan atau lubang, sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu.

Sebelum memulai dengan warna utama, supaya hasilnya lebih baik gunakan cat dasar yang memiliki kandungan acrylic. Cat yang mengandung bahan ini memiliki daya tahan terhadap garam alkali dan efflorescence.

3. Memahami Prinsip Dasar Mengecat

Penggunaan kuas baik dengan roller cat ataupun kuas harus dipahami terlebih dahulu. Hal ini mencegah pemborosan dalam penggunaan cat. Misalnya, dapat menggunakan kuas dan roller sekaligus. Gunakan roller untuk mengecat bagian tengah dinding. Sementara untuk bagian tepi, gunakan kuas untuk mengecat.

Baca Juga : Kreasi Unik Kain Perca

Untuk takarannya, lapisan pertama kandungan  cat 20% dan 10% untuk lapisan kedua. Pastikan menggunakan air yang bersih. Jangan lupa menggunakan pelindung mata saat melakukan pengecatan. Serta ventilasi udara yang cukup. Apabila ventilasi kurang, gunakan alat respirator yang sesuai.

4. Siapkan Alat-alat Bantu Lainnya

Alat-alat bantu dibutuhkan untuk mengecat bagian-bagian yang tidak dapat dijangkau. Mengecat bagian atas bisa menggunakan alat bantu gagang sapu, gagang apapun yang ada di rumah. Untuk dinding setinggi 2 sampai 3 meter, membutuhkan alat bantu sepanjang 45 sampai 90 cm. Ikat gagang pada kuas dengan tali yang kuat.

5. Mulai Mengecat

Mengecat adalah bagian utamanya. Namun, perlu diingat untuk menghindarkan cat tembok dari jangkauan anak-anak demi keamanan mereka dari bahan kimia yang ada pada cat.

Lakukan pengecatan dari sudut ruangan, lalu mengarah pada sisi sebelahnya. Mengecat harus dilakukan dengan teratur supaya hasilnya halus dan rapi. Melakukan pengecatan tanpa teknik juga dapat menghasilkan warna tembok yang belang-belang.

Umumnya cat akan mengering dalam waktu kurang lebih 30 menit. Pengeringan cat tergantung pada sirkulasi udara pada ruangan. Jenis cat tertentu dapat kering sempurna dalam waktu 8 – 12 jam.

Itulah beberapa contoh kreasi cat tembok dan teknik untuk memulainya. Jangan lupa membersihkan peralatan cat setelah selesai digunakan. Jika cat masih tersisa, simpan kembali dan tutup dengan rapat.

Untuk sisa cat yang sudah tercampur dengan air, sebaiknya jangan dibuang di sembarang tempat. Buang di tempat yang dianjurkan, sehingga tidak mencemari lingkungan. Yuk, buat kreasi cat dinding agar lebih unik dan menarik!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Kreasiblog.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

About Josua Rifandy

Extraordinary Man!

Check Also

Kreasi Sosis untuk Dijual

Anti Gagal, Ikuti Tips Sukses Kreasi Sosis untuk Dijual Laris Manis

Salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk bisnis makanan adalah Sosis. Sosis merupakan salah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *